Kantha Bopha starts use of MRI on young cardiac patients | Healthcare Asia Magazine
, Cambodia
Photo courtesy of GE Healthcare

Kantha Bopha starts use of MRI on young cardiac patients

The machine aims to improve the diagnosis and treatment of pediatric cardiac conditions in the country.

Siem Reap-based Kantha Bopha Children's Hospital announced that the MRI machine, acquired and installed last Summer for pediatric cardiac patients, is now being put to use, 1 September.

The machine aims to improve the diagnosis and treatment of pediatric cardiac conditions—the cause of about 20% of deaths in the hospital's intensive care unit, Khmer Times reported.

This purchase of the GE’s 1.5 Tesla MRI machine is a level-up from its former process of using cardiac catheterization to diagnose and treat cardiovascular conditions, like septal defects or "hole in the heart," coarctation of the aorta, and underdeveloped hearts.

Children's Hospital Zurich–Eleonore Foundation professor of pediatric radiology and chief radiologist, Dr. Christian Kellenberger, explained that Kantha Bopha wanted state-of-the-art imaging that allowed Cambodian children to receive the same quality of diagnosis as children in Switzerland.

The clinicians praised the image quality from one of GE's 1.5 Tesla MRI machines. "It's a beautiful scanner, with all kinds of technical possibilities, giving comparable image quality as we get here in Europe," said Kellenberger.

Kantha Bopha doctors have been using MRI to diagnose tuberculosis and central nervous system diseases such as meningoencephalitis.

Founded in 1992 by Swiss pediatrician, Beat Richner, the Kantha Bopha Foundation set up its hospital for Cambodian children who needed medical intervention. Today, it treats around 85% of the country's sick children in its five hospitals for free. The initiative has helped the Cambodian child mortality rate decrease to 78% over the past 25 years.

Follow the link s for more news on

Pemindaian AI terkini meningkatkan diagnosa di Shin Kong Wu Ho-Su Memorial Hospital

Rumah sakit di Taiwan ini menggunakan teknologi endoskop yang dibantu AI untuk mendeteksi polip dan kamera resolusi tinggi untuk telemedis.

KFSHRC Saudi bertumpu pada inovasi untuk mentransformasi layanan kesehatan

Rumah sakit ini mempercepat adopsi teknologi baru untuk memposisikan dirinya sebagai pemimpin global di bidang kedokteran.

Angkor Hospital merencanakan pusat trauma untuk anak-anak

Fasilitas ini akan memiliki ICU, ruang gawat darurat, ruang operasi, dan bangsal bedah.

Bali International Hospital dan HK Asia Medical mendirikan pusat jantung baru

Fasilitas ini akan menawarkan diagnostik, operasi invasif minimal, dan perawatan pasca operasi.

Pasar pencitraan medis Indonesia diproyeksikan tumbuh 6,12% CAGR hingga 2030

Salah satu pendorong utama adalah peningkatan inisiatif yang dipimpin pemerintah.

Rumah Sakit Pusat Kamboja beralih ke adopsi teknologi untuk meningkatkan layanan jantung

Salah satu teknologi kunci mereka adalah mesin ECMO untuk mendukung hidup yang berkepanjangan dalam kondisi kritis.

Ekspor farmasi Indonesia diperkirakan tumbuh 7,7% CAGR hingga 2028

Berkat upaya pemerintah dan aturan investasi baru untuk meningkatkan produksi domestik.

Jepang dan Indonesia tandatangani MoU untuk pelatihan perawat dan pekerja perawatan

Kemitraan ini bertujuan membimbing tenaga kesehatan Indonesia agar memenuhi standar tenaga kerja profesional Jepang.

Pusat gigi nasional Singapura berada di garda terdepan layanan gigi digital

Teknologi pemindaian intraoralnya menggantikan metode pencetakan gigi tradisional.

Inovasi medis global dan solusi berbasis AI menjadi sorotan

Medical Taiwan 2024 menghadirkan 280 peserta dari 10 negara dan mendorong integrasi teknologi dalam layanan kesehatan.