J&J, A*Star invest $15m for eye health digital innovation consortium | Healthcare Asia Magazine
, Singapore
134 views
(From left to right) Peter Menziuso, Company Group Chairman, Johnson & Johnson Vision, Vaibhav Saran, Area Vice President, APAC, Vision Care, Johnson & Johnson Vision, Dr Su Yi, Executive Director of A*STAR’s, Institute of High Performance Computing, and Professor Tan Sze Wee, Assistant Chief Executive of Enterprise, A*STAR, at the signing of the MoU, on Jul 12, 2022, marking the joint establishment of the Eye Health Digital Innovation Consortium.

J&J, A*Star invest $15m for eye health digital innovation consortium

The consortium will create projects for trusted data access in eye care.

Two firms invested over $15m to launch an eye health digital innovation consortium, which will advance eye health research and address rising optical needs in the Asia Pacific region

The consortium stemmed from a memorandum of understanding between Johnson & Johnson VisionCare (J&J) and the Singapore Agency for Science, Technology, and Research (A*STAR).

In a joint statement, both firms will ink public-private partnerships between eye care professionals (ECPs), academe, and the industry for innovations. The joint investment will also take over three years.

Amongst the three new projects lined up for the consortium are MyoABank, which is a digital consent management platform that will consolidate data for eye health studies, behaviourally-informed messages to enhance eye health, and e-referral and e-triaging to step-up and step-down eye care in communities.

These projects will develop data-centric research and innovative technologies including AI, blockchain, data privacy preservation techniques, and personal data compliance for trusted data access and sharing relationships between patients, ECPs, researchers, clinical practitioners, and public health policymakers.

Follow the link for more news on

Pemindaian AI terkini meningkatkan diagnosa di Shin Kong Wu Ho-Su Memorial Hospital

Rumah sakit di Taiwan ini menggunakan teknologi endoskop yang dibantu AI untuk mendeteksi polip dan kamera resolusi tinggi untuk telemedis.

KFSHRC Saudi bertumpu pada inovasi untuk mentransformasi layanan kesehatan

Rumah sakit ini mempercepat adopsi teknologi baru untuk memposisikan dirinya sebagai pemimpin global di bidang kedokteran.

Angkor Hospital merencanakan pusat trauma untuk anak-anak

Fasilitas ini akan memiliki ICU, ruang gawat darurat, ruang operasi, dan bangsal bedah.

Bali International Hospital dan HK Asia Medical mendirikan pusat jantung baru

Fasilitas ini akan menawarkan diagnostik, operasi invasif minimal, dan perawatan pasca operasi.

Pasar pencitraan medis Indonesia diproyeksikan tumbuh 6,12% CAGR hingga 2030

Salah satu pendorong utama adalah peningkatan inisiatif yang dipimpin pemerintah.

Rumah Sakit Pusat Kamboja beralih ke adopsi teknologi untuk meningkatkan layanan jantung

Salah satu teknologi kunci mereka adalah mesin ECMO untuk mendukung hidup yang berkepanjangan dalam kondisi kritis.

Ekspor farmasi Indonesia diperkirakan tumbuh 7,7% CAGR hingga 2028

Berkat upaya pemerintah dan aturan investasi baru untuk meningkatkan produksi domestik.

Jepang dan Indonesia tandatangani MoU untuk pelatihan perawat dan pekerja perawatan

Kemitraan ini bertujuan membimbing tenaga kesehatan Indonesia agar memenuhi standar tenaga kerja profesional Jepang.

Pusat gigi nasional Singapura berada di garda terdepan layanan gigi digital

Teknologi pemindaian intraoralnya menggantikan metode pencetakan gigi tradisional.

Inovasi medis global dan solusi berbasis AI menjadi sorotan

Medical Taiwan 2024 menghadirkan 280 peserta dari 10 negara dan mendorong integrasi teknologi dalam layanan kesehatan.