Data privacy amongst obstacles for using telehealth on HIV treatment in APAC | Healthcare Asia Magazine
, APAC
112 views
/Unsplash

Data privacy amongst obstacles for using telehealth on HIV treatment in APAC

Almost half of people living with HIV are concerned about cybersecurity.

Nearly half of people living with HIV and (PLHIV) in the Asia and Pacific region said data privacy issues is one of their obstacles in using telehealth services, according to Gilead Sciences recent study.

Specifically, 43% of PLHIV and 35% of individuals at risk (IARs) are concerned on cybersecurity risks when using telehealth whilst nearly half of IARs or 47% said they feel discomfort about the lack of in-person contact when using telehealth.

Although, in the region, there is an uptick of telehealth services usage for HIV treatment over the past years.

The biggest increase was seen in the Philippines for PLHIV and IARs with 71% and 83%, respectively. This was followed by Vietnam and Malaysia.

Convenience, flexibility, and improved access to additional HIV information were the top three reasons why they used telehealth.

The study were based on replies from 1,531 respondents, which is composed of 787 PLHIV and 744 IARs, across nine markets in the Asia Pacific. The survey responses were received from June to September 2022.

Follow the link s for more news on

Pemindaian AI terkini meningkatkan diagnosa di Shin Kong Wu Ho-Su Memorial Hospital

Rumah sakit di Taiwan ini menggunakan teknologi endoskop yang dibantu AI untuk mendeteksi polip dan kamera resolusi tinggi untuk telemedis.

KFSHRC Saudi bertumpu pada inovasi untuk mentransformasi layanan kesehatan

Rumah sakit ini mempercepat adopsi teknologi baru untuk memposisikan dirinya sebagai pemimpin global di bidang kedokteran.

Angkor Hospital merencanakan pusat trauma untuk anak-anak

Fasilitas ini akan memiliki ICU, ruang gawat darurat, ruang operasi, dan bangsal bedah.

Bali International Hospital dan HK Asia Medical mendirikan pusat jantung baru

Fasilitas ini akan menawarkan diagnostik, operasi invasif minimal, dan perawatan pasca operasi.

Pasar pencitraan medis Indonesia diproyeksikan tumbuh 6,12% CAGR hingga 2030

Salah satu pendorong utama adalah peningkatan inisiatif yang dipimpin pemerintah.

Rumah Sakit Pusat Kamboja beralih ke adopsi teknologi untuk meningkatkan layanan jantung

Salah satu teknologi kunci mereka adalah mesin ECMO untuk mendukung hidup yang berkepanjangan dalam kondisi kritis.

Ekspor farmasi Indonesia diperkirakan tumbuh 7,7% CAGR hingga 2028

Berkat upaya pemerintah dan aturan investasi baru untuk meningkatkan produksi domestik.

Jepang dan Indonesia tandatangani MoU untuk pelatihan perawat dan pekerja perawatan

Kemitraan ini bertujuan membimbing tenaga kesehatan Indonesia agar memenuhi standar tenaga kerja profesional Jepang.

Pusat gigi nasional Singapura berada di garda terdepan layanan gigi digital

Teknologi pemindaian intraoralnya menggantikan metode pencetakan gigi tradisional.

Inovasi medis global dan solusi berbasis AI menjadi sorotan

Medical Taiwan 2024 menghadirkan 280 peserta dari 10 negara dan mendorong integrasi teknologi dalam layanan kesehatan.