Cordlife Group to regain MOH's trust after issue with CBU storage tanks | Healthcare Asia Magazine
, Singapore

Cordlife Group to regain MOH's trust after issue with CBU storage tanks

The firm will not be submitting written representations to the health ministry.

Healthcare firm, Cordlife Group, revealed that it will work hard to regain the trust of the Ministry of Health (MOH), following the latter's order to stop Cordlife's collection of new cord blood for six months.

Last November, the MOH revealed that it found seven of CGL's 22 cord blood unit storage tanks were exposed to temperatures above the acceptable limits of below -150oC1. When exposed to suboptimal storage temperatures, the CBUs will start to thaw and the stem cells in the cord blood may be damaged. 

With this, Cordlife said it has been working with MOH to address the issues raised in its investigations and imposing the needed measures to resolve such issues.

"In this regard, the company wishes to announce that it will be accepting the contents of the Notice to stop for a period of up to six months, the collection, testing, processing and/or storage of any new cord blood and human tissues, or provide any new types of tests to patients," said Cordlife in an SGX statement.

"The Company will also not be submitting written representations to MOH on the same," it added.

The company has yet to determine if there will be a financial impact from this incident due to the pending outcome of investigations.

"In the meantime, shareholders of the Company and potential investors should exercise caution when dealing in the shares of the Company. They should consult their stockbrokers, bank managers, solicitors, or other professional advisers if they have any doubt about the actions they should take," it said.

Pemindaian AI terkini meningkatkan diagnosa di Shin Kong Wu Ho-Su Memorial Hospital

Rumah sakit di Taiwan ini menggunakan teknologi endoskop yang dibantu AI untuk mendeteksi polip dan kamera resolusi tinggi untuk telemedis.

KFSHRC Saudi bertumpu pada inovasi untuk mentransformasi layanan kesehatan

Rumah sakit ini mempercepat adopsi teknologi baru untuk memposisikan dirinya sebagai pemimpin global di bidang kedokteran.

Angkor Hospital merencanakan pusat trauma untuk anak-anak

Fasilitas ini akan memiliki ICU, ruang gawat darurat, ruang operasi, dan bangsal bedah.

Bali International Hospital dan HK Asia Medical mendirikan pusat jantung baru

Fasilitas ini akan menawarkan diagnostik, operasi invasif minimal, dan perawatan pasca operasi.

Pasar pencitraan medis Indonesia diproyeksikan tumbuh 6,12% CAGR hingga 2030

Salah satu pendorong utama adalah peningkatan inisiatif yang dipimpin pemerintah.

Rumah Sakit Pusat Kamboja beralih ke adopsi teknologi untuk meningkatkan layanan jantung

Salah satu teknologi kunci mereka adalah mesin ECMO untuk mendukung hidup yang berkepanjangan dalam kondisi kritis.

Ekspor farmasi Indonesia diperkirakan tumbuh 7,7% CAGR hingga 2028

Berkat upaya pemerintah dan aturan investasi baru untuk meningkatkan produksi domestik.

Jepang dan Indonesia tandatangani MoU untuk pelatihan perawat dan pekerja perawatan

Kemitraan ini bertujuan membimbing tenaga kesehatan Indonesia agar memenuhi standar tenaga kerja profesional Jepang.

Pusat gigi nasional Singapura berada di garda terdepan layanan gigi digital

Teknologi pemindaian intraoralnya menggantikan metode pencetakan gigi tradisional.

Inovasi medis global dan solusi berbasis AI menjadi sorotan

Medical Taiwan 2024 menghadirkan 280 peserta dari 10 negara dan mendorong integrasi teknologi dalam layanan kesehatan.