Wireless brain sensors market to grow 9% CAGR by 2030 | Healthcare Asia Magazine
, APAC
Photo from Envato

Wireless brain sensors market to grow 9% CAGR by 2030

However, high costs and data security concerns may impede its expansion.

The global wireless brain sensors market is projected to advance at a compound annual growth rate (CAGR) of approximately 9% through 2030, according to DelveInsight.

The sector’s growth is attributed to the increasing occurrence of neurological disorders such as dementia and epilepsy.

In addition, rising cases of traumatic brain injuries worldwide and an expanding elderly population serve as drivers for the market’s expansion.

The market is also influenced by recent innovations in neurotechnology, such as sensor miniaturisation and biocompatibility advancements, which are expanding applications from clinical environments to home healthcare settings.

“Companies are investing heavily in research and development to introduce more sophisticated, accurate, and user-friendly devices, which in turn accelerates market growth,” the report said.

However, high development costs could hinder the market’s further potential by limiting the accessibility of advanced wireless brain sensors.

Furthermore, data privacy and security pose significant concerns, as these devices generate and transmit sensitive neurological data, highlighting the need for strong cybersecurity measures to protect patient information.

 

Follow the link s for more news on

Pemindaian AI terkini meningkatkan diagnosa di Shin Kong Wu Ho-Su Memorial Hospital

Rumah sakit di Taiwan ini menggunakan teknologi endoskop yang dibantu AI untuk mendeteksi polip dan kamera resolusi tinggi untuk telemedis.

KFSHRC Saudi bertumpu pada inovasi untuk mentransformasi layanan kesehatan

Rumah sakit ini mempercepat adopsi teknologi baru untuk memposisikan dirinya sebagai pemimpin global di bidang kedokteran.

Angkor Hospital merencanakan pusat trauma untuk anak-anak

Fasilitas ini akan memiliki ICU, ruang gawat darurat, ruang operasi, dan bangsal bedah.

Bali International Hospital dan HK Asia Medical mendirikan pusat jantung baru

Fasilitas ini akan menawarkan diagnostik, operasi invasif minimal, dan perawatan pasca operasi.

Pasar pencitraan medis Indonesia diproyeksikan tumbuh 6,12% CAGR hingga 2030

Salah satu pendorong utama adalah peningkatan inisiatif yang dipimpin pemerintah.

Rumah Sakit Pusat Kamboja beralih ke adopsi teknologi untuk meningkatkan layanan jantung

Salah satu teknologi kunci mereka adalah mesin ECMO untuk mendukung hidup yang berkepanjangan dalam kondisi kritis.

Ekspor farmasi Indonesia diperkirakan tumbuh 7,7% CAGR hingga 2028

Berkat upaya pemerintah dan aturan investasi baru untuk meningkatkan produksi domestik.

Jepang dan Indonesia tandatangani MoU untuk pelatihan perawat dan pekerja perawatan

Kemitraan ini bertujuan membimbing tenaga kesehatan Indonesia agar memenuhi standar tenaga kerja profesional Jepang.

Pusat gigi nasional Singapura berada di garda terdepan layanan gigi digital

Teknologi pemindaian intraoralnya menggantikan metode pencetakan gigi tradisional.

Inovasi medis global dan solusi berbasis AI menjadi sorotan

Medical Taiwan 2024 menghadirkan 280 peserta dari 10 negara dan mendorong integrasi teknologi dalam layanan kesehatan.