What factors fuel home blood testing devices market? | Healthcare Asia Magazine
, APAC
Photo from Envato

What factors fuel home blood testing devices market?

One key driver is the integration of artificial intelligence.

A rise in contagious disease outbreaks and advancements in technology are driving the global home blood testing devices market, which is projected to grow by $2.95b by 2028 at a compound annual growth rate (CAGR) of 4.66%, said Technavio.

Recent innovations in the sector include the integration of artificial intelligence (AI), such as AI-assisted viscoelastic focusing technology.

Moreover, modern devices now offer connectivity options, allowing users to sync test results with mobile applications or platforms for improved monitoring and communication with healthcare providers.

Building on this, the sector is further driven by heightened patient awareness and the convenience of self-testing.

“Home diagnostic tests allow individuals to monitor their health and manage chronic diseases like diabetes through Glucose, A1C, and glycated haemoglobin testing,” the report said.

Meanwhile, the hospital pharmacies segment serves as a notable contributor to the market by supplying home blood testing devices, including glucose monitors, cholesterol testing kits, and coagulation test kits.

“Hospital pharmacies collaborate closely with healthcare professionals to provide patients with suitable home blood testing devices based on their medical needs,” it added.

Follow the link s for more news on

Pemindaian AI terkini meningkatkan diagnosa di Shin Kong Wu Ho-Su Memorial Hospital

Rumah sakit di Taiwan ini menggunakan teknologi endoskop yang dibantu AI untuk mendeteksi polip dan kamera resolusi tinggi untuk telemedis.

KFSHRC Saudi bertumpu pada inovasi untuk mentransformasi layanan kesehatan

Rumah sakit ini mempercepat adopsi teknologi baru untuk memposisikan dirinya sebagai pemimpin global di bidang kedokteran.

Angkor Hospital merencanakan pusat trauma untuk anak-anak

Fasilitas ini akan memiliki ICU, ruang gawat darurat, ruang operasi, dan bangsal bedah.

Bali International Hospital dan HK Asia Medical mendirikan pusat jantung baru

Fasilitas ini akan menawarkan diagnostik, operasi invasif minimal, dan perawatan pasca operasi.

Pasar pencitraan medis Indonesia diproyeksikan tumbuh 6,12% CAGR hingga 2030

Salah satu pendorong utama adalah peningkatan inisiatif yang dipimpin pemerintah.

Rumah Sakit Pusat Kamboja beralih ke adopsi teknologi untuk meningkatkan layanan jantung

Salah satu teknologi kunci mereka adalah mesin ECMO untuk mendukung hidup yang berkepanjangan dalam kondisi kritis.

Ekspor farmasi Indonesia diperkirakan tumbuh 7,7% CAGR hingga 2028

Berkat upaya pemerintah dan aturan investasi baru untuk meningkatkan produksi domestik.

Jepang dan Indonesia tandatangani MoU untuk pelatihan perawat dan pekerja perawatan

Kemitraan ini bertujuan membimbing tenaga kesehatan Indonesia agar memenuhi standar tenaga kerja profesional Jepang.

Pusat gigi nasional Singapura berada di garda terdepan layanan gigi digital

Teknologi pemindaian intraoralnya menggantikan metode pencetakan gigi tradisional.

Inovasi medis global dan solusi berbasis AI menjadi sorotan

Medical Taiwan 2024 menghadirkan 280 peserta dari 10 negara dan mendorong integrasi teknologi dalam layanan kesehatan.