Saudi Arabia to bolster medical tourism with strategic partnerships | Healthcare Asia Magazine
, Saudi Arabia
185 views
Photo from Envato

Saudi Arabia to bolster medical tourism with strategic partnerships

However, the country is expected to lag behind Thailand, the UAE, and Malaysia.

Strategic healthcare partnerships with other emerging markets (EMs) will drive the development of Saudi Arabia’s medical tourism industry, said BMI.

One notable example is a memorandum of understanding (MoU) signed last August between Saudi Arabia and Morocco, focusing on research, digital health, therapeutic development, pandemic preparedness, and preventative medicine.

Meanwhile, this MoU follows a similar agreement signed with Thailand in January to foster knowledge sharing on hospital management and wellness services between both countries.

Improvements in tourism infrastructure, including expanded accommodation offerings, are expected to bolster the sector as the country targets 150 million arrivals by 2030.

“Alongside modern healthcare facilities, this includes hotels, resorts and transportation infrastructure, all of which are crucial for the overall travel experience for medical tourists,” the report said.

Despite these efforts, Saudi Arabia's medical tourism market is expected to lag behind other EMs such as Thailand, the UAE, and Malaysia in terms of global demand.

This is attributed to the more established healthcare and medical tourism industries in these markets, which offer a wider range of specialised treatments, higher quality care, and more developed infrastructure.

 

Follow the link s for more news on

Pemindaian AI terkini meningkatkan diagnosa di Shin Kong Wu Ho-Su Memorial Hospital

Rumah sakit di Taiwan ini menggunakan teknologi endoskop yang dibantu AI untuk mendeteksi polip dan kamera resolusi tinggi untuk telemedis.

KFSHRC Saudi bertumpu pada inovasi untuk mentransformasi layanan kesehatan

Rumah sakit ini mempercepat adopsi teknologi baru untuk memposisikan dirinya sebagai pemimpin global di bidang kedokteran.

Angkor Hospital merencanakan pusat trauma untuk anak-anak

Fasilitas ini akan memiliki ICU, ruang gawat darurat, ruang operasi, dan bangsal bedah.

Bali International Hospital dan HK Asia Medical mendirikan pusat jantung baru

Fasilitas ini akan menawarkan diagnostik, operasi invasif minimal, dan perawatan pasca operasi.

Pasar pencitraan medis Indonesia diproyeksikan tumbuh 6,12% CAGR hingga 2030

Salah satu pendorong utama adalah peningkatan inisiatif yang dipimpin pemerintah.

Rumah Sakit Pusat Kamboja beralih ke adopsi teknologi untuk meningkatkan layanan jantung

Salah satu teknologi kunci mereka adalah mesin ECMO untuk mendukung hidup yang berkepanjangan dalam kondisi kritis.

Ekspor farmasi Indonesia diperkirakan tumbuh 7,7% CAGR hingga 2028

Berkat upaya pemerintah dan aturan investasi baru untuk meningkatkan produksi domestik.

Jepang dan Indonesia tandatangani MoU untuk pelatihan perawat dan pekerja perawatan

Kemitraan ini bertujuan membimbing tenaga kesehatan Indonesia agar memenuhi standar tenaga kerja profesional Jepang.

Pusat gigi nasional Singapura berada di garda terdepan layanan gigi digital

Teknologi pemindaian intraoralnya menggantikan metode pencetakan gigi tradisional.

Inovasi medis global dan solusi berbasis AI menjadi sorotan

Medical Taiwan 2024 menghadirkan 280 peserta dari 10 negara dan mendorong integrasi teknologi dalam layanan kesehatan.