eHealth app to be applicable at 3 GBA hospitals | Healthcare Asia Magazine
, Hong Kong
112 views
Photo by Porapak Apichodilok on Pexels

eHealth app to be applicable at 3 GBA hospitals

This will commence on 30 September. 

The Health Bureau announced the new functions of the “Cross-boundary Health Record” and “Personal Folder” in the eHealth mobile app will be applicable at three more hospitals under the Elderly Health Care Voucher Greater Bay Area Pilot Scheme, starting 30 September. 

This aims to enhance the continuity of medical care for Hong Kong citizens by facilitating their secure use of electronic health records (eHRs) across the boundary. 

The added hospitals were the Nansha Division of The First Affiliated Hospital of Sun Yat-sen University, the Dongguan Tungwah Hospital, and the Shenzhen New Frontier United Family Hospital.

Eligible senior citizens who use Elderly Health Care Vouchers at the three hospitals can apply for their eHRs deposited in eHealth over the past three years through the “Cross-boundary Health Record” function in advance.

Upon verification, a “File QR Code” and a “Password QR Code” will be sent to the user via the eHealth app. 

Healthcare professionals can then access and browse the eHRs by scanning the two QR codes presented by the user at the time of consultation to assist in diagnosis and treatment.

Following system enhancements, the time required for preparing eHRs has been reduced to no more than 24 hours.

The bureau advised that patients should submit their applications one day prior to consultation.

It added that patients can deposit medical-related records obtained during consultations received outside Hong Kong into their eHealth personal accounts.

This is done through eHealth’s “Personal Folder” function, which can facilitate the storage and use of personal medical-related records obtained in and outside Hong Kong. 

Authorised healthcare providers in Hong Kong can access such records through eHealth during follow-up consultations.

Follow the link for more news on

Pemindaian AI terkini meningkatkan diagnosa di Shin Kong Wu Ho-Su Memorial Hospital

Rumah sakit di Taiwan ini menggunakan teknologi endoskop yang dibantu AI untuk mendeteksi polip dan kamera resolusi tinggi untuk telemedis.

KFSHRC Saudi bertumpu pada inovasi untuk mentransformasi layanan kesehatan

Rumah sakit ini mempercepat adopsi teknologi baru untuk memposisikan dirinya sebagai pemimpin global di bidang kedokteran.

Angkor Hospital merencanakan pusat trauma untuk anak-anak

Fasilitas ini akan memiliki ICU, ruang gawat darurat, ruang operasi, dan bangsal bedah.

Bali International Hospital dan HK Asia Medical mendirikan pusat jantung baru

Fasilitas ini akan menawarkan diagnostik, operasi invasif minimal, dan perawatan pasca operasi.

Pasar pencitraan medis Indonesia diproyeksikan tumbuh 6,12% CAGR hingga 2030

Salah satu pendorong utama adalah peningkatan inisiatif yang dipimpin pemerintah.

Rumah Sakit Pusat Kamboja beralih ke adopsi teknologi untuk meningkatkan layanan jantung

Salah satu teknologi kunci mereka adalah mesin ECMO untuk mendukung hidup yang berkepanjangan dalam kondisi kritis.

Ekspor farmasi Indonesia diperkirakan tumbuh 7,7% CAGR hingga 2028

Berkat upaya pemerintah dan aturan investasi baru untuk meningkatkan produksi domestik.

Jepang dan Indonesia tandatangani MoU untuk pelatihan perawat dan pekerja perawatan

Kemitraan ini bertujuan membimbing tenaga kesehatan Indonesia agar memenuhi standar tenaga kerja profesional Jepang.

Pusat gigi nasional Singapura berada di garda terdepan layanan gigi digital

Teknologi pemindaian intraoralnya menggantikan metode pencetakan gigi tradisional.

Inovasi medis global dan solusi berbasis AI menjadi sorotan

Medical Taiwan 2024 menghadirkan 280 peserta dari 10 negara dan mendorong integrasi teknologi dalam layanan kesehatan.