Infrared thermometers market projected to grow by $1.05b by 2028 | Healthcare Asia Magazine
, APAC
Photo by Kampus Production via Pexels

Infrared thermometers market projected to grow by $1.05b by 2028

It is driven by the rising contagious and chronic diseases.

The global infrared thermometers market is projected to increase by $1.05b between 2024 and 2028, according to a report by Technavio. 

The market is anticipated to grow at a compound annual growth rate of over 18.05% during this period, primarily due to the rising prevalence of contagious and chronic diseases and increased demand for passenger screening in airports.

The airline industry is experiencing significant growth in air passenger traffic, necessitating enhanced security and hygiene protocols. Infrared thermometers have also  become vital for detecting fever, a key symptom of COVID-19. 

The report said that airlines worldwide are implementing these devices at checkpoints to curb disease transmission, a trend expected to continue.

The surge in infectious diseases, such as malaria and dengue, is further boosting the demand for non-contact thermometers, which are favored for their convenience. These devices are commonly used in healthcare settings for ear and forehead temperature readings. Distribution channels include hospital and retail pharmacies, online stores, and various medical sectors.

Despite the growth prospects, challenges remain. High costs, ranging from $300 to $1,100, limit adoption in developing countries, where liquid-filled thermometers priced between $1 and $15 are more popular. 

Additionally, concerns about eye damage from infrared radiation and the environmental impact of mercury thermometers pose challenges.

Pemindaian AI terkini meningkatkan diagnosa di Shin Kong Wu Ho-Su Memorial Hospital

Rumah sakit di Taiwan ini menggunakan teknologi endoskop yang dibantu AI untuk mendeteksi polip dan kamera resolusi tinggi untuk telemedis.

KFSHRC Saudi bertumpu pada inovasi untuk mentransformasi layanan kesehatan

Rumah sakit ini mempercepat adopsi teknologi baru untuk memposisikan dirinya sebagai pemimpin global di bidang kedokteran.

Angkor Hospital merencanakan pusat trauma untuk anak-anak

Fasilitas ini akan memiliki ICU, ruang gawat darurat, ruang operasi, dan bangsal bedah.

Bali International Hospital dan HK Asia Medical mendirikan pusat jantung baru

Fasilitas ini akan menawarkan diagnostik, operasi invasif minimal, dan perawatan pasca operasi.

Pasar pencitraan medis Indonesia diproyeksikan tumbuh 6,12% CAGR hingga 2030

Salah satu pendorong utama adalah peningkatan inisiatif yang dipimpin pemerintah.

Rumah Sakit Pusat Kamboja beralih ke adopsi teknologi untuk meningkatkan layanan jantung

Salah satu teknologi kunci mereka adalah mesin ECMO untuk mendukung hidup yang berkepanjangan dalam kondisi kritis.

Ekspor farmasi Indonesia diperkirakan tumbuh 7,7% CAGR hingga 2028

Berkat upaya pemerintah dan aturan investasi baru untuk meningkatkan produksi domestik.

Jepang dan Indonesia tandatangani MoU untuk pelatihan perawat dan pekerja perawatan

Kemitraan ini bertujuan membimbing tenaga kesehatan Indonesia agar memenuhi standar tenaga kerja profesional Jepang.

Pusat gigi nasional Singapura berada di garda terdepan layanan gigi digital

Teknologi pemindaian intraoralnya menggantikan metode pencetakan gigi tradisional.

Inovasi medis global dan solusi berbasis AI menjadi sorotan

Medical Taiwan 2024 menghadirkan 280 peserta dari 10 negara dan mendorong integrasi teknologi dalam layanan kesehatan.