Learn about pressing healthcare issues as the inaugural Healthcare Asia Forum comes to Kuala Lumpur on April 7 | Healthcare Asia Magazine
, Malaysia

Learn about pressing healthcare issues as the inaugural Healthcare Asia Forum comes to Kuala Lumpur on April 7

It’s the second stop on its 5-city tour.

The 5-stop circuit of the Healthcare Asia Forum 2016 will be heading next to Kuala Lumpur on April 7 after a successful leg in Manila, congregating Malaysia’s most prominent and influential healthcare leaders and personalities to discuss the latest trends, challenges, and issues in the healthcare space.

The Kuala Lumpur leg will be tackling fresh topics and pressing issues such as healthcare trends and the future of the industry, IT as the key to survival for Asia’s hospitals, modernising Malaysia’s healthcare skills and facilities, and aged care in Malaysia.

Speakers for the event include Christopher Norton, Director for Healthcare, PwC Southeast Asia Consulting; Dato' Amiruddin Abdul Satar, President and Managing Director of KPJ Healthcare Berhad; Ahmad Shahizam Shariff, CEO of Pantai Holdings Berhad; Michael Wong, CEO of IMU Healthcare; Mahenthiran Thanapal, Director of Business Operations at Prince Court Medical Center; Dr Mohd Azhari Yakub, CEO of Institut Jantung Negara; and Suresh Ponnudurai, CEO of malaysiahealthcare.

All sessions will be moderated by Tim Charlton, editor-in-chief and publisher of Healthcare Asia magazine.

The Healthcare Asia Forum will also be held in three other key cities across the region, namely Jakarta (April 28), Singapore (May 12), and Bangkok (May 26).

Interested attendees can sign up here to join the event. Registration is free for senior representatives of healthcare companies.

The Kuala Lumpur leg will be held at Shangri-La Kuala Lumpur from 8:30 AM to 12:05 PM.

Interested speakers and sponsors may contact Dennice Paragas at [email protected], or at (65) 6223 7660 ext. 218. More information about the event can be found here.  

Pemindaian AI terkini meningkatkan diagnosa di Shin Kong Wu Ho-Su Memorial Hospital

Rumah sakit di Taiwan ini menggunakan teknologi endoskop yang dibantu AI untuk mendeteksi polip dan kamera resolusi tinggi untuk telemedis.

KFSHRC Saudi bertumpu pada inovasi untuk mentransformasi layanan kesehatan

Rumah sakit ini mempercepat adopsi teknologi baru untuk memposisikan dirinya sebagai pemimpin global di bidang kedokteran.

Angkor Hospital merencanakan pusat trauma untuk anak-anak

Fasilitas ini akan memiliki ICU, ruang gawat darurat, ruang operasi, dan bangsal bedah.

Bali International Hospital dan HK Asia Medical mendirikan pusat jantung baru

Fasilitas ini akan menawarkan diagnostik, operasi invasif minimal, dan perawatan pasca operasi.

Pasar pencitraan medis Indonesia diproyeksikan tumbuh 6,12% CAGR hingga 2030

Salah satu pendorong utama adalah peningkatan inisiatif yang dipimpin pemerintah.

Rumah Sakit Pusat Kamboja beralih ke adopsi teknologi untuk meningkatkan layanan jantung

Salah satu teknologi kunci mereka adalah mesin ECMO untuk mendukung hidup yang berkepanjangan dalam kondisi kritis.

Ekspor farmasi Indonesia diperkirakan tumbuh 7,7% CAGR hingga 2028

Berkat upaya pemerintah dan aturan investasi baru untuk meningkatkan produksi domestik.

Jepang dan Indonesia tandatangani MoU untuk pelatihan perawat dan pekerja perawatan

Kemitraan ini bertujuan membimbing tenaga kesehatan Indonesia agar memenuhi standar tenaga kerja profesional Jepang.

Pusat gigi nasional Singapura berada di garda terdepan layanan gigi digital

Teknologi pemindaian intraoralnya menggantikan metode pencetakan gigi tradisional.

Inovasi medis global dan solusi berbasis AI menjadi sorotan

Medical Taiwan 2024 menghadirkan 280 peserta dari 10 negara dan mendorong integrasi teknologi dalam layanan kesehatan.